Siapa sih Enggar itu??
Iseng-iseng liat komentar-komentar di fs eh banyak juga yang kasih komentar dan add aq sebagai friend. Liat komentar-komentar yah yang isi nya enggar itu bla bla bla bla dan bla bla bla..
Setelah melihat komentar kemudian terbersit di pikiran sebenarnya aq itu siapa, apa yang ada di pikiran orang lain tentang aq, bagaimana orang menilai sikap ku dan semacam itulah
” abis enggar itu susah diungkapkan dengan kata2..
abis manusia aneh se..hehe..:P “
Cuplikan kata dari salah seorang teman saya di fs. Well, memang benar kalau mengungkapkan diri sendiri, apa itu klasifikasi nya gimana, sikap kita bagaimana, gaya berpikir kita bagaimana itu merupakan hal yang sulit saya ungkapkan
Seperti pepatah bilang “biarlah orang lain yang menilai”
Tapi kalau udah gitu, ntar banyak juga komentar orang yang nyelekit, melecehkan lah pokok nya nyebelin deh. Bikin mangkel !!
Tapi apapun yang terjadi…Saya tetaplah saya..Enggar tetaplah seorang Enggar
So take it easy and be strong seperti kata kakak saya
“Keep Singin My Song”
jadi tetaplah berjalan terus menggapai cita-citamu, be strong and mercy girl ..Cieeeee
Kerja Praktek
Hallo buat siapa aja yang baca blog ku yang ga jelas ini, saya empu nya blog ini bermaksud mengummkan bahwa mulai tanggal 7 Juli 2007 s/d 31 Agustus 2007 bakal kerja praktek alias KP selama 2 bulan full di Cilacap (ya sekalian pulang kampung gitu loh)
Buat siapa aja yang masih merasa punya hutang repo Ubuntu feisty atau ada urusan apalah bisa request ke e-mail saya aja. Oke
by ——–
enggar_aguilera@yahoo.com
Say NO and **** to ATI !!
Gara2 pamer demo compiz ke temen saya yang terpana dan takjub melihat tulisan bootscreen GRUB saya ketika booting dan akhirnya saya mempengaruhi “beliau” untuk mengenal Linux lebih dalam tetapi yang jadi korban adalah Grafik Card saya yang berchip set ATI ( radeon 9250 SE) menjadi lemot, penyakit lama kambuh alias ga mau keluar warna-warna indah monitor
()&()&(U+)+_||*^$%##$YBGHBX())+
[baca : memaki mode ON]
Adakah yang mempunyai solusi untuk grafik card saya?
NB : saya memakai metode lama, reinstall ulang beryl dan non aktifkan compiz serta grafik card saya cabut dan pasang kembali.
Emang bisa sih, tapi kalo gitu terus capeeee deeeehhhh
(
GRUB menjadi ajang penarsisan diri
Akhir nya SEKIAN LAMA sudah tidak menyentuh dunia maya (baca : plus Mandriva ku sayang yang malang), saya menyempatkan diri untuk menyewa seperangkat PC (baca: warnet bo!!) untuk sekedar posting
Yang membuat saya geli adalah kemarin Jumat, 08 Juni 2007, seseorang yang biasa mengganggu saya di kala waktu senggang terpana melihat tulisan di bawah ini booting mesin kompie saya seperti ini :
Jadi ketika mesin saya booting, dia melihat tampilan GRUB Mandriva 2007 saya dengan output seperti di atas
Dia melongo (sayang saya tidak mengambil ekspresi wajah dia pada saat tercengang). Dia tanya kok bisa gitu ya. Saya lalu jelaskan bahwa saya hanya meng edit file /boot/grub/menu.lst Mandriva saya yang isi nya seperti ini :
title linux nya Enggar aguilera
kernel (hd0,6)/boot/vmlinuz BOOT_IMAGE=linux root=/dev/hda7 resume=/dev/hda9 splash=silent vga=788
initrd (hd0,6)/boot/initrd.img
title linux-nonfb
kernel (hd0,6)/boot/vmlinuz BOOT_IMAGE=linux-nonfb root=/dev/hda7 resume=/dev/hda9
initrd (hd0,6)/boot/initrd.img
title failsafe, aman aman
kernel (hd0,6)/boot/vmlinuz BOOT_IMAGE=failsafe root=/dev/hda7 failsafe
initrd (hd0,6)/boot/initrd.img
title Enggar Aguilera yang manis…
root (hd0,0)
makeactive
chainloader +1vdf
Saya jelaskan bahwa saya hanya mengubah title nya dimana title semula adalah title default system Mandriva. Lalu saya pamer demo Beryl dimana tampilan monitor saya meliuk-liuk kayak uler. Tambah bengong dia deh….
Karena dia bukan lah orang IT, maka dia bertanya apakah di XP bisa begitu, apakah kita bisa mengubah tampilan seperti misal kita mengubah title seperti di atas.
Lalu saya kembali ke XP saya dan menunjukkan deretan-deretan biner di System Registry dan saya jelaskan bahwa untuk meng edit biner-biner ini bisa saja tapi pake tool entah saya lupa nama nya dan untuk mencocokkan dimana misal title atau bootscreen nya atau apalah harus di pas kan dengan terjemahan heksa nya
Dia lalu berceletuk, Ih..kok Windows sulit ya…
Saya hanya tersenyum lalu perkataan dia membuat saya berpikir apakah Sistem Operasi yang ini sulit atau tidak, mudah atau sulit. Karena ketika saya memakai Mandriva, saya juga sering menemukan kesulitan seperti screen shot di bawah ini :
(Adakah yang tau apakah itu?
)
Saya hanya berpikir bahwa sesuatu hal apakah itu OS FOSS atau Proprietery itu sama saja. Hanya yang satu berlisensi dan penggunaan sangat harus komersil dan penuh dengan close code dsb sedangkan yang satu FREE, benar2 bebas dan kita berhak mengubahnya seperti prinsip GNU Public Lisensi.
Semuanya tergantung kebiasaan. Apakah kita terbiasa menggunakan teknologi ini atau tidak. Seperti contoh saya setting IP address di Mandriva dan XP. Hanya perintah ifconfig eth0 up 192.168.0.2 maka jadilah kompie saya ber IP sekian-sekian..Dan ketika saya balik ke XP, saya lupa perintah untuk tampilkan semua kemungkinan device card jaringan (padahal hanya beda “p” doang..
). Saya membutuhkan referensi dari internet untuk setting IP di XP (wakakakakakka)
yang saya tekankan di sini apakah kita terbiasa atau tidak, jadi ketika kita menyentuh katakanlah Debian versi jadul yang masih manual untuk setting mount point nya, jika kita terbiasa pegang Debian, mungkin kita akan berkata “Ah debian tuh enak kok…”
Dan lalu tanyalah kepada orang berbasis Red Hat maka dia akan bilang, “Ah Red Hat aja…Enak kok ( di kutip dari seseorang)
Lalu tanyakan juga pada orang yang belum tahu Linux maka dia akan berkata “Wah, Linux tuh sulit”
Sekali lagi yang mendoktrin kebanyakkan otak masyarakat kita adalah “KEBIASAAN” dimana belum ada nya niat untuk mencoba dan belajar..
Jadi jangan tanyakan sulit manakah antara OS FOSS dengan OS Proprietary ??
Sekali lagi tanyalah pada kebiasaan diri Anda sendiri…
Teman saya lalu bilang dengan muka bersemangat kalau suatu saat dia punya laptop, laptop dia harus di install Linux yang ada compiz atau Beryl nya dan dia harus bisa utak-atik jeroannya linux biar tampilan bootscreen nya kayak punya saya (wakakakakakkak)
Dan keesokkan hari nya saya baru ingat bahwa ada fitur di Microsoft Vista yang mirip Beryl..Well, saya tidak menganjurkan Vista kepada dia dan dia juga tetap terpengaruh untuk install Linux di laptop dia. Wakakakakkakak