Eye OS —> Sistem Operasi kah atau CMS biasa ??
Kemarin nemu di http://repo.ugm.ac.id/~stwn/eyeOS/ (hehehehe..Maaf ya Mas..Nyolong minta ijin ngintip file Mas)
Hihihi..Lumayan ada apa ini…
Oh..Eye OS tho…
Apa itu eye OS..Baca di manual nya di http://www.eyeos.org/start
Eye OS adalah eyeOS adalah sebuah sistem operasi yang dibuat dalam bahasa PHP dan menjalankan sistem ini kita hanya membutuhkan web server dan browser.
EyeOS ini memiliki beberapa fitur antara lain :
eyeNav –> berfungsi sebagai browser nya eyeOS (kayak Firefox lah)
eyeDocs –> berfungsi kayak word nya eyeOS
eyeBoard –> berfungsi kayak wall (penampilan pesan dari user-user yang terdaftar dalam OS ini)
eyeChess –> game catur
eyeProcess –> task manager nya eyeOS
eyeCalc –> kalkulator
eyeFiles –> berfungsi kayak manage file2. Untuk user2 yang terdaftar secara default file-file nya ada di /public
catatan : eyeFiles ini mempunyai fitur seperti upload file, download, download as zip, create folder, rename, copy, paste, dan untuk melihat properties folder.
eyeControl –> untuk mengganti wallpaper dan manajemen user yang kita miliki
eyeCalender –> kalender
eyeRSS –> berfungsi untuk menambahkan feed (seperti nya semacam fungsi agregat blog : buat blogger mania bo!!
)
eyeTrash –> tempat sampah nya eyeOS
eyeGroups –> direktori tempat ngumpul nya data user (tampilan hampir sama kayak eyeFiles)
eyeNotes –> untuk fungsi notes
eyeOS ini dibuat pake PHP sehingga asalkan kita punya web server (note : kalo mo install di IIS, rekonfigurasi IIS agar bisa enable php ) dan browser, kita dapat meng install eyeOS ini ke dalam sistem kita.
Setelah saya download file nya lalu saya install ke kompie saya ternyata file tersebut berupa file *.php saja
Sehingga muncul pertanyaan, apakah eye OS memang sistem operasi atau sekedar CMS saja ?Karena konsep sistem operasi yang saya tahu adalah
“Bahwa sistem operasi mempunyai system-call dan manajemen file dan bla bla…”
system call jika dalam Linux di atur oleh kernel(setau saya. Mohon dikoreksi apabila salah
)
Nah..eye OS punya system call nya dimana ya?
Yuda berkata,
Agustus 29, 2007 pada 7:10 am
tulung urlnya diganti ke sini aja : http://demo.eyeos.org/
enggaraguilera berkata,
Agustus 31, 2007 pada 7:37 am
Wokeh wokeh..
mas Iwan mutung ya file nya ku intip ?
Yuda berkata,
Agustus 31, 2007 pada 7:55 am
lha kok belon diganti ??
Ackank berkata,
September 17, 2007 pada 6:35 am
Ehm… sebelumnya saya minta maaf, karena saya berencana menulis komentar yang panjang
Pertama, pengertian sistem operasi yang anda sampaikan dibuat SEBELUM konsep Web-OS ditemukan, dengan kata lain, itu adalah pengertian OS secara konvensional. Memang, menurut saya pribadi eyeOS BUKAN sebuah OS, melainkan Web-OS :p
Secara konseptual, eyeOS memiliki hak untuk disebut sebagai sistem operasi, dimana dia memiliki kemampuan menjalankan ‘aplikasi’ Native yang ditulis menggunakan API miliknya, sebagaimana OS Microsoft(TM) Windows(R) mampu menjalankan aplikasi yang ditulis menggunakan WIN API.
Saya berpendapat mungkin makhluk ini bisa disetarakan dengan ‘virtualisasi’, atau generalnya ‘menjalankan suatu sistem di atas sistem lain’. Dimana sistem yang ‘menumpang’ akan ‘meminjam’ system-call dari ‘yang ditumpangi’.
Kira2 bisa digambarkan begini:
eyeOS -> PHP -> OS API -> kernel
Saya sendiri masih belum terlalu ahli soal beginian, jadi nggak ada maksut menggurui. Bagi saya sih, eyeOS dkk adalah sebuah konsep yang cukup ‘menggebrak’. Daripada kita hanya ribut memperdebatkannya, lebih baik kita ikut membangunnya
BTW, Miss Enggar ini emang tinggal di Balikpapan ato cuma pernah ke Balikpapan?
Ackank berkata,
September 17, 2007 pada 6:48 am
Ah, iya… satu lagi kelupaan.
CMS, sesuai namanya, merupakan Content Management System, alias Sistem Kepengurusan Content (isi). Sehingga hanya berkonsentrasi (baca: berkutat) sebagai fasilitator dalam mengurusi content dari suatu sistem. Jenisnya banyak, mulai dari aplikasi stand-alone (Word Processor, Spreadsheet, Presentation, etc) sampai yang web-based (WebCMS, Weblog, etc).
Selain CMS, ada juga makhluk yang disebut Information System, berupa suatu sistem yang berkonsentrasi untuk menyediakan dan mengelola informasi dalam bentuk tertentu. Misalnya Sistem Informasi Rumah Sakit, khusus untuk mengelola segala informasi berkaitan dengan rumah sakit (kecuali programmernya rada’ nyeleneh mo nambahin game di situ :p)
eyeOS sendiri, memang dibuat sebagai sistem operasi, dimana kita dapat membuat ‘aplikasi’ yang dapat berjalan di atas eyeOS. Sehingga kita bisa membuat CMS, Information System, dll dsb dkk untuk kita gunakan pada instalasi eyeOS kita.
Well, sekian aja dulu, kalau ada salah WAJIB dikoreksi, dan tolong kirimi saya email yang berisi bbrp makian
enggaraguilera berkata,
November 6, 2007 pada 5:24 pm
@Ackank
Wah,,Mas nya esmosi ya ? Piss donk mas..
Kalau menurut saya pengertian sistem operasi itu begitu, OS yang dapat handle I/O yang terdapat terpasang di sebuah sistem komputer dan kita dapat melihat file2 dev (kalau di Linux). Sedangkan untuk melihat proses dimana perangkat keras dan lainnya saling berkomunikasi menggunakan apa yg namanya system call belum saya liat di eye OS ini.
Tool untuk konfigurasi networking juga tidak ada bahkan untuk browsing menggunakan eyeNav dimana eyeNav ini tidak ada tool pengaturan utk pemberia n IP, no proxy dsb, praktis konfigurasi eyeNav “ngikut” browser induknya
Atau mungkin bisa jadi eyeOS utk versi berikutnya akan ada fitur2 yang semakin “menguatkan” dia sebagai OS
“Well, sekian aja dulu, kalau ada salah WAJIB dikoreksi, dan tolong kirimi saya email yang berisi bbrp makian
”
Hmmm… Saya ga bermaksud menggurui mas, kan ini merupakan pendapat dari saya tentang eyeOS. Saya juga ga pernah bermaksud utk mencela eyeOS yang fitur2 krusial sebagai OS tidak ada. Saya hanya bertanya dan mendengungkan pendapat yang sepoi-sepoi tertiup angin
Ackank berkata,
November 13, 2007 pada 3:21 pm
Hm… Mungkin terlalu memaksa kalau kita berharap eyeOS akan memiliki fitur² penuh sebuah sistem operasi (konfigurasi network, hardware, etc), rasanya malah bikin eyeOS yang udah berat karena berjalan di webserver jadi makin berat
Secara esensial, eyeOS memang BUKAN os (seperti dibahas sebelumnya). eyeOS adalah sebuah WebOS.
Mungkin begini ‘bahasa teknisnya’:
WebOS != OS; WebOS instanceOf OS;
Dalam bentuk yang paling esensial, software (setahu saya) dibagi:
- Operating System
- Applicaton (run on top of an OS)
- Firmware (hardware specific)
- System Software
Saya sendiri akan lebih memilik memasukkan eyeOS ke dalam kategori kedua, karena berjalan di atas sebuah webserver (yang berjalan di atas sebuah OS). eyeOS sendiri (setahu saya juga) TIDAK PERNAH mengklaim dirinya sebagai OS
Sebenarnya saya tertawa sendiri waktu nulis ini. Ngapain kita repot² membahas sesuatu yang belum tentu bisa kita buat, bukannya menghargai karya orang lain
Satu lagi, saya tidak ingat menulis satu komentar pun berdasarkan emosi
karena kalau emosi saya nggak bisa mikir. Saya cuma berusaha teknis, tapi kalau ternyata mengundang kesalahpahaman ya saya mohon maaf, memang beginilah saya :Þ
Belutz berkata,
November 17, 2007 pada 9:29 am
Kapan Enggar OS dirilis?
enggaraguilera berkata,
November 20, 2007 pada 4:52 am
@Ackank
Maaf yah kalo sayah terlalu sok..Sayah kan hanya berkomentar saja tentang sesuatu yang memang buat saya itu masih baru. Mengenai sesuatu yang belum tentu bisa kita buat itulah mengapa sebabnya sayah berkomentar bukan bermaksud mencela atau tidak menghargai tetapi lebih ke pertanyaan, “bisa gak yah saya men develop eyeOS tersebut”
Kayaknya mas Ackank ni developer nya eyeOS yah ?Kok sepertinya posting komen Mas di blog saya berbau flame karena di kategori posting berbau flame adalah posting memakai huruf besar.
Mohon lain waktu kalau ber komen memakai kata-kata yg langsung to the point saja, langsung pembenaran saja tanpa harus ada embel2
“Sebenarnya saya tertawa sendiri waktu nulis ini”
(note : buat saya itu sudah berbau flame.)
“memang beginilah saya”
karena Mas begitu maka mas juga harus mengerti bagaimana ber komen di blog orang lain dengan kata2 yg baik dan bersifat konfrontatif.
Sayah hanya newbie di dunia IT. Sayah hanya ingin menumpahkan apa yg ada di pikiran saya tanpa bermaksud menggurui/mencela.
Sekali lagi mohon maaf lahir bathin
Meti berkata,
November 26, 2007 pada 11:42 pm
Jadi siapa yang belom makan? (ga nyambung mode on)…
kayanya kalo ga sampe akses ke fisik mah ga jadi OS (IMO
) yah anggap aja virtualOS hehehe…
bina berkata,
Desember 28, 2007 pada 4:15 pm
lam kenal mas enggar
alchalidi berkata,
Februari 29, 2008 pada 12:15 pm
mas, tolng tutor buat installnya diserver apache
Belutz berkata,
Maret 5, 2008 pada 2:48 pm
@bina, alchaidi
enggar itu cewe loh…. jangan dipanggil mas, tapi mbak
masliliks berkata,
Maret 11, 2008 pada 1:11 am
baru liak2 eyeOS ni, gara2 temen yang kegandrungan Mac mamerin “mas, mas.. pake ini dah kayak mac lhoo.. cumak dari firefox lagi”
huwehehehe, menyedihkan…
jebul php tho… sedot aaah…
Anonymizer berkata,
Oktober 1, 2008 pada 5:52 pm
Heheheheheee …..
Setelah mencobanya, saya memiliki pendapat begini loh: EyeOs merupakan aplikasi web berbasis bahasa PHP. Dan keseluruhan aplikasi bekerja sama dengan kernel sehingga menyerupai sistem operasi.
Maaf numpang kasih comment, habis enak sih liat topik ini di om google.
Btw, sejak tadi bicarain EyeOS ya ? Trus debat tentang sistem operasi. Hihihihihi …
Kalo dibilang Sistem Operasi jelas tidak mungkin. Mau tahu alasan saya ? Setahu saya loh, sesuatu itu dapat dikatakan sistem operasi jika dapat mendeteksi perangkat keras (hardware) seperti USB. Hihihihihi … Kalo mau diterima yo wees. Makasih. Bubye
ordinareez berkata,
November 1, 2008 pada 10:36 am
eyeOS itu apah? makanan asli balikpapan yah? *ndeso*