Aku PASTI membalasmu !!

15.00 WIB gedung BRI II lantai 6 suite 602, 601 dan tetangga sebelah…….

Kegemparan terjadi…..

AIR MATIIIIIIIIIIIIIIIIIII !!!

Dem ! Ga bisa kencing, ga bisa p*p, ga bisa solat (emang solat po?), ga bisa cuci muka, cuci tangan bekas ngupil, de es be.

Entah sepertinya ada dendam kesumat dari pengurus gedung terhadap BRI gara-gara si itu tuh, alhasil ekspresi pucat, kebelet ‘anu’, panik bertebaran dimana-mana…

Sang kuncen suite 602 pun terkena dampak dari risiko residual kasus 😀

Berkeliaran bolak-balik ke toilet untuk memastikan air sudah nyala atau belum tapi akhirnya mendapatkan ‘jackpot roti buaya’ yang sedang ‘mangkal’ di ‘mangkok abu-abu’

Huakakakakakkakak

**mati air berlaku semua lantai ato cuman sampe lante 6 aja yah ?–www.meneketehe.com–**

Iklan
Kategori:Apa aja deh, Ngedumel

Gong Xi Fa Cai

GONG XI FA CAI !!

Atau yang lebih kita kenal “Selamat Tahun Baru Semoga Murah Rejeki”. Lhooooo..Kok bisa gitu ?

Tanggal 1 bulan kesatu pada setiap tahun China  disebut sebagai Guo Nian (baca: Kuo Nian). Pada hari itu semua orang Tionghoa menyambutnya dengan gembira dan biasanya saat bertemu kerabat dan handai tolan selalu mengucapkan "Gong Xi- Gong Xi (baca: Kong Si – Kong Si) yang artinya ucapan "Selamat – Selamat!". Namun ucapan ini kemudian berkembang menjadi "Gong Xi Fa Cai" (baca: Kong Si Fa Cai) yang artinya "Selamat semoga murah rejeki".

Arti kata Gong Xi Fa Cai sendiri mempunyai makna tersendiri dalam kebudayaan Cina. Dan dalam perayaan Imlek pun, kecenderungan warna merah, petasan dan lampion sering digunakan. Hal inipun ada makna tertentu dimana ternyata tradisi ini mengakar pada legenda klasik Tiongkok.

Alkisah jaman dulu,  sebelum perayaan Imlek, orang sering menghadapi hari terakhir pada setiap tahun dengan gelisah. Mengapa demikian ?

Hari terakhir disebut dengan Nian Guan yang berarti “Gerbang Monster”. Untuk memasuki tahun baru (Guo Nian), orang harus melewati gerbang monster ini. Dan di alkisahkan pada legenda dulu bahwa daratan bumi selain dihuni manusia juga dihuni oleh binatang buas dan monster yg menakutkan. Dan diantara semua monster yg menakutkan adalah Nian yang palingggg serem.

Nian adalah sesosok monster berkepala mirip singa dengan mulut yang amat lebar. Ia sangat buas dan suka menyedot dan menelan semua makhluk hidup yang ditemuinya. Keganasan Nian ini tentu saja menakutkan manusia. Nian juga dikenal sebagai makhluk yang sombong dan suka membaggakan dirinya. Ia biasanya merajalela setiap akhir tahun, tepatnya tanggal 30 bulan 12 penanggalan Tiongkok. Meneror seluruh penduduk dan menghisap orang dan hewan yang ditemuinya.

 

Untuk menghadapi teror dan keganasan Nian ini, para orang tua pun memutar otak mencari solusinya. Maka muncullah sosok orang tua berambut putih, beralis putih dan berkumis dan janggut putih yang pintar bernama Hong Jun.

Menjelang akhir tahun di bulan 12, saat Nian muncul, Hong Jun yang mewakili warga manusia mendatangi Nian dan berkata: "Kami dengar bahwa engkau sangat perkasa, namun mengapa engkau hanya berani menghadapi manusia yang lemah dan tak berarti ketimbang makhluk-makhluk buas yang banyak berkeliaran di hutan dan sekitar desa!"
Mendengar ucapan itu Nian tertantang sekaligus merasa diremehkan. Ia pun segera pergi memburu semua binatang dan monster buas lainnya untuk membuktikan keperkasaannya. Ia tak tahu, ini sebenarnya akal-akalan Hong Jun agar manusia bisa terlepas dari ancaman monster-monster tersebut dan mengalihkan perhatian Nian.

Setelah memburu habis semua monster tersebut, Nian kemudian kembali ke desa tersebut dan membanggakan dirinya. Saat itulah Hong Jun tiba-tiba berubah menjadi seorang dewa. Hong Jun yang telah berubah ini kemudian meloncat ke punggung Nian. Kaget akan hal itu Nian pun melompat ke angkasa dengan dikendarai oleh Hong Jun. Sejak itu Nian tak pernah muncul lagi ke bumi. Sebelum menghilang ke angkasa, Hong Jun berpesan pada semua manusia agar pada setiap akhir tahun menempelkan kertas merah di setiap pintu dan jendela rumah serta menghidupkan petasan yang bersuara keras. Semuanya itu agar Nian tidak kembali lagi ke bumi, sebab Nian disebutkan takut pada warna merah dan bunyi-bunyian yang keras.

Dari sinilah tradisi menghias rumah dengan warna merah yang kini didekorasi dengan tulisan atau gambar-gambar yang mendatangkan hoki. Lantas karena monster di bumi sudah lenyap, orang merasa tenteram dan menyambut dengan gembira. Guo Nian kemudian juga bisa disebut sebagai Xin Nian (Sin Nian/Tahun Baru). Mereka merayakan terbebasnya bahaya itu dengan saling mengucap "Gong Xi Gong Xi!" Ucapan yang kemudian menjadi Gong Xi Fa Cai, untuk menyambut Xin Nian.

 

Begitulah ternyata makna “Gong Xi Fat Cai” berasal. Berita-berita di detik, kompas menyatakan bahwa banyak sekali warga-warga keturunan Tionghoa datang ke suatu tempat dan merayakan tradisi ini. Yah semoga di tahun Kelinci ini, semua insan baik pribadi Tionghoa, pribumi indonesia, bahkan negara ini diberkati dan dilindungi selalu oleh Nya, perekonomian membaik, rakyat damai sejahtera, angka kemiskinan menurun, makin banyak lapangan pekerjaan yg menjamin kesejahteraan pegawainya dan bla bla bla bla…Amin

 

**This note is dedicated for my best office mate Ronald Setiadi. Makin berjaya ya Koooohhh, makin ciamik, gesit nyari duit, tambah sukses en cepet kawin.

**Quote http://i-comers.com/showthread.php?t=6408 for Gong Xi Fa Cai story…..

Tes Posting lewat Windows Live Writer

Happy blogging and have a nice weekenddddddddddddddd 😀

Kategori:Tak Berkategori

Suatu saat di lantai 6 suite 602…

But wait….kok yang dibuka wordpress yah ? Where is your SHA ?

Hehehe…

Piss ah…Auditor juga manusia. Pengen nge blog juga 😛

Victory Loves Preparation

Minggu 30 Januari 2011 kemaren, gue nonton film The Mechanic yang dibintangi sama si botak Jason Statham. Film tersebut menceritakan bagaimana kehidupan seorang pembunuh bayaran terutama menceritakan mengenai persiapan bagaimana Mr Bishop (Jason Statham) akan menghabisi korban nya.

Persiapan-persiapan dilakukan dengan seksama, teratur, dan rapi.

Sang Mr Bishop begitu teliti, tenang dalam mepersiapkan skenario pembunuhan. Skenario pun dirancang sesuai dengan profil hidup calon korban, apakah korban menderita ini itu..sehingga risiko paling besar yg dapat menimbulkan kematian utk korban itu akan dipakai utk menghabisi calon korban.

Pada saat waktu “H” alias eksekusi pembunuhan, Mr Bishop demikian cekatan, cepat tetapi teliti dan rapi dalam proses pembunuhan korban. Mulai dari cekat menggunakan senjata api, mencekik korban dan berlari menghindari bodyguard korban

(yaelah namanya tokoh utama mana mungkin terkejar gitu looohhh…)

Secara overall, saya menilai film ini dengan rating B- karena menurut saya, akting Mr Bishop dan para kawann maupun lawan datar-datar saja, tidak ada gregetnya.

But that’s not the point i meant….Sebuah pelajaran berharga saya dapatkan dari film ini.

Berdasarkan apa yg saya tulis sebelumnya, maka saya membuat suatu kesimpulan
(yg tentunya berlaku utk saya doonngg)

yaitu adanya kombinasi antara kisah Bishop dengan 3 kategori akan tetapi untuk kategori 1 membutuhkan assestment lebih lanjut.

    So maksudnya apa nih ?

Apa yang dijalankan Mr Bishop perlu kita teladani. Bukan membunuhnya tetapi bagaimana cara/metode mas Bishop dalam mencapai tujuan nya.

Setelah menentukan semua tujuan (entah itu tujuan jangka pendek atau tujuan jangka panjang) hidup dalam kategori 1, maka kita perlu melakukan beberapa tindakan-tindakan untuk menggapai tujuan tersebut dimana tingkah laku tersebut membutuhkan beberapa ramuan bumbu yang diantaranya :

– SWOT

Know Your Self !! So kita akan mengetahui apa yang menjadi kekuatan dan peluang untuk mencapai tujuan serta kelemahan dan bahaya yg dapat menghambat.

TUJUAN : S2 di luar negeri
Strenght : Prestasi kerja bagus, dapat dukungan dari bos untuk kuliah
peluang : beasiswa
Weakness : ga bisa bahasa inggris
Threat : banyak saingan berebutan beasiswa (curhat nihhhh :D)

– sadar risiko yang menghalangi tujuan

Hal ini merupakan weakness dan threat yg didapat dari analisis SWOT. Semua tujuan pasti ada aja yang menghambat. So tentukan apa saja yg menjadi hambatan kita. Lakukan semacam assestment terhadap hambatan apa yg dpt menghalangi tujuan hidup kita.

Buatlah semacam seperti mitigasi terhadap hambatan2 tersebut. Mitigasi itu seperti apa sih bentuk antisipasi(pengendalian diri) yang harus kita lakukan agar kita terhindar dari hambatan tsb.

Buatlah semacam deskripsi mengenai apa saja hambatan-hambatan dan mitigasi.

Kemudian tentukan seberapa besar nilai masing-masing hambatan tersebut.

Terhadap hambatan yg memiliki nilai bahaya paling tinggi, prioritas lah !!
Lakukan lebih banyak pengendalian diri terhadap hambatan ini karena karena hambatan ini merupakan mengandung risiko tinggi dimana hambatan ini yang PALING mengganggu tercapainya tujuan.


TUJUAN : S2 di luar negeri
Weakness : ga bisa bahasa inggris
Threat : banyak saingan berebutan beasiswa (curhat nihhhh :D)

---------jenis-jenis hambatan dari 2 assestment di atas------------
1. Banyak saingan
2. Bahasa Inggris kurang lancar
3. Nominal beasiswa kurang
4. Tidak direstui orang tua, nenek, mertua, tetangga...bla bla bla....

Ternyata hambatan paling besar adalah nomor 1. Mitigasi yang dapat diterapkan adalah buatlah diri kita menjadi the Best dalam seleksi beasiswa, entah itu nilai TOEFL/TOEIC paling bagus, presentasi memikat di depan accessor….

– Ketekunan, kesabaran

Pantang menyerah. Apapun hambatan menghalangi, hajar sajalah. Tapi tentunya cara menghajar harus menggunakan strategi tertentu.

– teliti, cekat baik dalam berpikir maupun bertindak

Jangan lemot. Karena semakin cepat kita kerkembang, semakin kita kaya akan pengalaman hidup otomatis semakin matang kita dlm berpikir. Memang proses pendewasaan diri membutuhkan waktu, jadi tanggaplah terhadap apa yang kita alami setiap hari. Open our mind dan berusahalah untuk jadi lebih baik untuk hari esok dan esok lagi.

My Fortune cookie said.... "Self knowlodge needs long life process"

– DOA

Bumbu terakhir ini memiliki kekuatan maha dahsyat (apalagi doa dari ibu). Sekeras apapun usaha anda, tanpa doa adalah hal mustahil.

Semua bumbu tersebut haruslah diracik dalam komposisi seimbang, tanpa berlebih. Dan karena tujuan hidup Anda begitu banyak, tergantung periode dan jangka waktu, maka bumbu-bumbu tersebut juga harus diracik secara periodik. Apabila akan mencapai tujuan baru, maka harus meracik bumbu baru lagi, aduk terus bumbu sampai mendapatkan citarasa yang pas (tujuan) dan apabila sudah hampir mendekati tujuan ya porsi bumbu doa ditambah supaya direstui Yang Di Atas –ya tergantung mau tujuan kategori 1, 2 atau 3.– 🙂

Seperti mengutip apa kata Bang Bishop….

Because Victory Loves Preparation….

Jadi siapkan Anda menjadi pemenang ? 🙂

Kategori:Apa aja deh, Life

Arti kata “PASRAH”

Curcol suatu pagi di kantor (dipaksa ma si Bos euy :D)

Dalam setiap tindakan, kejadian yang ada di dalam hidup kita dapat dikategorikan ke dalam 3 kategori hal yaitu :
1. Hal yang dapat di kontrol
2. Hal yg tidak dapat di kontrol tapi dapat kita pengaruhi
3. Hal yang benar2 tidak dapat kita kontrol dan di luar kuasa kita.

—to be continued—–

Kategori:Apa aja deh, Life

Welcome back Dear……

    Saiah muncul kembali !!

Setelah sekian lama tidak menyentuh blog ini karena disibukkan dengan berbagai profil risiko, akhirnya saya bisa juga menyentuh dunia per blog an.

Insya Allah, dengan status baru yang saya sandang sekarang, saya akan sedikit coba menuliskan [red : dokumentasi] terhadap apa yang saya alami baik itu ilmu, pengalaman hidup, sekedar memisuh-misuh, religius, dsb…

Kata Mama…..

Nak...ya mbok semua pengalaman hidup kamu, baik pengalaman indah, buruk, foto-foto, jalan-jalan dan temen-temen kamu itu di dokumentasi kan. Suatu saat kamu punya anak...Nanti bisa ditunjukin ke anak kamu tentang masa muda kamu itu bagaimana...Atau minimal kamu punya kamera, semua acara je je es nya di foto kek --> promosi kamera :D

Kapan gue punya anak ye ?

Baca selanjutnya…

Kategori:Apa aja deh, Life